Menyajikan harmoni sempurna antara keajaiban alam purba, situs sejarah leluhur, lanskap perbukitan hijau kaki Gunung Ciremai, serta fasilitas agrowisata modern yang siap menyambut liburan berkesan Anda.
Desa Sangiang yang terletak di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Majalengka, dikenal luas sebagai kawasan ekowisata yang memadukan kelestarian hutan lindung, keanekaragaman hayati, serta warisan nilai historis Kerajaan Talaga Manggung.
Didukung oleh udara pegunungan yang sejuk bebas polusi serta masyarakat lokal yang ramah, desa ini bertransformasi menjadi destinasi favorit wisatawan domestik maupun mancanegara yang mencari ketenangan dan petualangan edukatif.
Panorama rimbunnya kawasan hutan lindung dan konservasi Desa Sangiang.
Empat pilar objek wisata utama di kawasan Desa Sangiang, Kecamatan Banjaran, Majalengka, yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman rekreasi dan edukasi terbaik.
Destinasi #1
Danau purba alami seluas belasan hektar yang dikelilingi rimbunnya hutan lindung. Tempat ini sangat terkenal dengan legenda mitos ikan keramat yang dilindungi secara adat serta petilasan sejarah masa lampau bernilai budaya Sunda tinggi.
Destinasi #2
Kawasan dataran tinggi megah yang menawarkan pemandangan alam perbukitan, lembah hijau, dan lanskap Majalengka dari ketinggian. Menjadi spot swafoto (spot photo) terbaik dengan latar hamparan awan dan matahari terbit.
Wahana rekreasi unik berkonsep pedesaan asri yang memberikan pengalaman interaktif menunggang kuda terlatih. Didampingi instruktur profesional, sangat aman dan seru untuk aktivitas rekreasi bersama anak-anak dan keluarga.
Pusat agrowisata edukatif modern di dataran sejuk Sangiang. Pengunjung dapat belajar langsung teknik budidaya tanaman anggur lebat serta merasakan sensasi memetik buah anggur segar berkualitas tinggi langsung dari tangkainya.
Menyelami nilai sejarah kerajaan masa lalu, ekosistem lindung yang terjaga ketat, serta keasrian alam autentik yang tidak ditemukan di tempat lain.
Di dalam telaga purba ini hidup ribuan ekor ikan yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai manifestasi leluhur masa lampau. Ikan-ikan ini dilindungi secara adat mutlak, dibiarkan bebas tanpa boleh diambil demi menjaga keseimbangan ekosistem.
Kawasan hutan lindung di sekitar destinasi menyimpan jejak sejarah Kerajaan Talaga Manggung yang sangat dihormati, menjadikannya pusat wisata edukasi budaya, sejarah leluhur, serta destinasi peziarahan spiritual.
Berada persis di lereng Gunung Ciremai, desa ini menyuguhkan iklim mikro berudara sangat bersih dan bebas polusi, dikelilingi vegetasi pohon-pohon besar berusia ratusan tahun yang menaungi jalur setapak alami.
Untuk memperoleh informasi terkini seputar harga tiket masuk, perizinan kunjungan studi wisata rombongan, atau panduan rute transportasi terbaik, silakan terhubung langsung dengan tim pengelola resmi kami via WhatsApp di nomor 0877-7353-8234.